Kenali 4 Jenis Team Building

Kenali 4 Jenis Team Building

Program Outbound Training sangat erat hubungannya dengan Team Building program serta tidak bisa dipisahkan. Didalam paket Outbound pasti selalu menyertakan program team building dalam susunan program yang dibuat. Tujuan dari team building ini sangat penting kita pahami supaya bisa menggunakan pendekatan secara tepat dalam mengembangkan potensi yang terbaik untuk tiap-tiap peserta dalam  tim. Disamping itu akan jauh lebih mudah untuk bisa menentukan mana tugas yang paling berpengaruh sesudah memahami maksud yang ingin dicapai dari pembentukan suatu  tim. Team Building ini terbagi kedalam empat jenis atau tipe yang berbeda, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Activity Team Building. Umumnya lebih mengarah pada aktifitas fisik. Untuk tipe ini terdiri dari pemenuhan tugas oleh fasilitator team building dimana sering dilakukan di luar gedung atau ruangan. Kerjasama tim merupakan point yang paling penting dibutuhkan pada kegiatan ini supaya mereka bisa berhasil dan siap menghadapi segala tantangan tanpa mengurangi esensi yang ada.

2. Personality Team Building. Umumnya dikemas kedalam beberapa bentuk. Tipe ini  biasanya menggunakan kuesioner kepribadian untuk mempelajari kepribadian tiap peserta dalam satu tim. Jadi dengan begitu, tiap-tiap  tim akan bisa lebih mendalami karakter kepribadian antar individu serta mampu membentuk suatu keselarasan tim dalam outbound.

3. Problem Solving Team Building. Tipe ini bisa dipraktekkan pada tantangan indoor. Tujuannya ialah membantu tim dalam mencari  dan memecahkan masalah pada tugas atau tantangan yang diberikan oleh fasilitator. Kemudian anggota kelompok akan bekerja sama dalam mengidentifikasi pola tantangan dan solusi dengan mengeluarkan potensi secara bersama-sama antar masing – masing individu didalam menyelesaikan suatu masalah yang ada.

4. Skills Team Building. Untuk tipe ini ialah membawa anggota atau peserta tim didalam sebuah lokakarya dalam mengembangkan keterampilan yang lebih luas lagi, seperti menghadapi konflik, penerimaan hasil yang positif terhadap kritikan pertemuan tim dan masih banyak lagi. Dengan mengadakan pengembangan keterampilan selama kegiatan lokakarya, adalah memungkinkan untuk menciptakan sebuah tim yang cukup efektif apabila  keterampilan yang didapat bisa diaplikasikan ke dalam suatu perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *