Kepemimpinan Dalam Outbound Training

Kepemimpinan Dalam Outbound Training

Sukses dalam sebuah organisasi sangatlah tergantung dari kemampuan pemimpin didalam menggerakkan semua anggota perusahaan demi mencapai tujuan perusahaan. Umumnya para manajer didalam memimpin suatu perusahaan menghadapi banyaknya tantangan baru. Mereka mesti mampu menjadi pemimpin yang transformasional yang bisa menggerakkan bawahannya agar mempunyai motivasi tinggi demi mewujudkan cita-cita sebuah perusahaan. Mereka mesti mampu mendorong bawahannya untuk memunculkan semua motivasi insani dirinya agar menimbulkan sebuah kinerja bernilai tinggi serta jauh melebihi ekspektasi suatu perusahaan. Sebaliknya, bahwa seorang manajer perusahaan juga haruslah mampu dalam meningkatkan kesejahteraan bawahannya sehingga nantinya mereka akan mendapat bagian porsinya yang adil dari jerih payah kinerja mereka. Para manajer yang berfungsi sebagai leader juga mesti mampu menghadapi suatu masalah dunia bisnis atau usaha yang semakin kompleks.

Didalam pelatihan outbound training, tiap-tiap individu peserta outbound ini dipacu untuk belajar jadi seorang pemimpin. Peserta outbound training harus diajak untuk menciptakan pengetahuan baru dimana sumbernya dari pengetahuan atau pemahaman yang berbeda-beda. Disamping itu, seorang peserta outbound training harus diajak pula supaya berusaha jadi pemimpin yang sinergistik.

Seorang pemimpin yang sinergik haruslah memahami adab tatakrama serta budaya kerja yang masih berlaku diperusahaannya serta mampu mengambil suatu tindakan yang tepat demi memfasilitasi komunikasi antar tim secara serasi sesuai dengan adab tatakrama serta budaya kerja perusahaan dari team tersebut berada.

Leader atau pemimpin di dalam zaman perubahan lingkungan bisnis ini haruslah mempunyai kompetensi sebagai berikut :

  1. Memahami peran kepemimpinan.
  2. Memahami seluk dunia bisnis yang cukup dinamik dan kompleks.
  3. Megetahui perbedaan bisa menjadi sumber inovasi.
  4. Mampu bekerja dalam tim dan aliansi strategik.
  5. Mengetahui fungsi komunikasi didalam proses interaksi sinergik.
  6. Mengetaui iklim kerja transformasional.
  7. Mengetahui proses penyelarasan sinergik.
  8. Memahami iklim kerja yang transformasional.
  9. Memahami makna dan hakekat aliansi strategik.

Didalam kegiatan atau aktifitas outbound training, maka untuk bisa melatih jiwa kepemimpinan peserta outbound training sangatlah diperlukan dimana hal ini akan berhasil jika kegiatan atau aktifitas outbound training ini dilakukan lembaga professional, melalui fasilitator yang berpengalaman serta tahapan-tahapan didalam aktifitas outbound ini benar-benar dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *