Pengelolaan Konflik dalam Organisasi

Pengelolaan Konflik dalam Organisasi

Konflik bisa dicegah dan juga dikelola dengan:

Disiplin. Dengan mempertahankan disiplin bisa digunakan dalam mengelola serta mencegah konflik. Disamping itu manajer perawat mesti mengetahui serta memahami adanya peraturan-peraturan dalam organisasi. Apabila belum jelas, maka mereka mesti mencari bantuan dalam memahaminya.

Komunikasi. Suatu komunikasi secara baik akan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif dan terapetik. Penerapan yang bisa dilakukan manajer dalam menghindari konflik ialah dengan menerapkan komunikasi secara efektif didalam kegitan sehari-hari hingga akhirnya bisa dijadikan satu cara hidup.

Pertimbangan pengalaman didalam tahapan kehidupan. Suatu konflik bisa dikelola dengan dukungan perawat dalam mencapai tujuan yang sesuai dengan pengalaman serta tahapan hidupnya. Contohnya perawat junior berprestasi bisa dipromosikan dalam mengikuti pendidikan kejenjang lebih tinggi, dan untuk perawat senior berprestasi bisa dipromosikan dalam menduduki jabatan  lebih tinggi.

Mendengar secara aktif. Mendengar secara aktif merupakan point penting dalam mengelola konflik. Ini supaya bisa memastikan bahwa penerimaan manajer perawat sudah memiliki pemahaman secara benar serta dapat merumuskan permasalahan para pegawainya sebagai tanda bahwa dia telah mendengarkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *