Tips Budidaya Burung Cipoh

Tips Budidaya Burung Cipoh

Tahukah anda bahwa burung yang kicauannya sangat merdu adalah burung yang bernama cipoh? Berikut adalah fakta mengenai burung cipoh dan cara budidayanya :

  1. Burung ini mempunyai bahasa latin yang bernama Common iora, berasal dari India. Yang cukup menarik perhatian dari burung ini adalah warnanya yang cukup terang yakni kuning kehijauan serta kicauannya yang keras dan Motif di tubuh dan sayap biasanya berwarna putih corak garis. Untuk panjang tubuhnya bisa mencapai 15 cm.
  2. Paruh burung ini lurus, ujungnya Burug cipoh pejantan biasanya berbeda dengan burung betina. Burung cipoh jantan umumnya memiliki semacam topi hitam yang terletak di kepala, sedangkan untuk burung cipoh betina umumnya berwarna hijau. Burung ini populasinya tersebar di sepanjang benua Asia.
  3. Biasannya burung ini sering bertengger pada dahan pohon untuk mencari hewan kecil atau Dan burung cipoh ini sering bersahut-sahutan berkicau terhadap burung cipoh lainnya maupun dengan jenis burung lain. Sedangkan pada musim tertentu, maka burung ini akan melakukan sebuah pertunjukan akrobatik, yakni dengan cara terbang serta memutar di udara untuk burung jantan.
  4. Burung cipoh ada yang menyebutnya dengan cipoh kacat, atau disebut juga dengan burung cipeuw yang memang banyak dipelihara atau dibudidayakan di Indonesia. Sedangkan untuk memeliharanya maka diperlukan kesabaran untuk melatihnya agar berkicau serta diberikan makanan dan perawatan yang tepat. Untuk pembuatan kandang dapat dimulai dengan ukuran 45x45x65
  5. Sedangkan untuk benihnya, carilah burung cipoh dimana kondisinya sehat, gerakannya gesit dan matanya cerah. Sedangkan untuk penjantan, maka yang dicari adalah yang tak terlalu kecil serta ujung ekornya tumpul,. Untuk harga dari bibit anakan burung ini berkisar antara Rp 35.000,- hingga Rp 6000,-. Apabila sudah dewasa, maka dapat dijual hingga Rp 600.000,- per ekornya, tentunya akan lebih mahal lagi jika burung ini sudah memenangkan kontes.
  6. Dalam hal perawatan, maka burung cipoh ini harus dijemur sesering mungkin di luar diwaktu pagi hari. Kemudian harus rutin pula disemprot dan disirami dengan air, kemudian dijemur antara 1 jam sehari. Sesudah itu berikanlah ulat hongkong. Jangan lupa berikan pula vitamin untuk menjaga kondisi kesehatan burung cipoh. Untuk makanan burung ini ialah serangga, pisang, biji-bijian dan nektar bunga.
  7. Supaya lebih cepat berkicau, anda dapat memancingnya dengan suara burung cipoh yang ada di kaset. Selain itu ada juga cara lainnya agar bisa berkicau, yakni dengan mengundang suara kicauan cipoh betina, tapi tidak saling melihat, cukup dengan menutup kandang burung dengan kain yang gelap, jadi dengan begitu burung cipoh akan mulai Biasanya burung cipoh yang betina lebih cerewet serta lebih sering mengeluarkan siulan dibandingkan dengan burung cipoh jantan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *